Pukul 07:18 wib. Bus pariwisata melaju sedang di sebuah ruas jalan pinggir kota. Sampai di sebuah halte, bus berhenti. Pintunya terbuka. Dua orang lelaki dewasa yang telah menunggu selama hampir setengah jam masuk ke dalam bus. Ia adalah Sony, seorang detektif independen, ditemani rekannya bernama Gerry. Keduanya duduk secara terpisah. Sony memilih duduk di kursi nomor tujuh, di mana kursi nomor delapannya sudah diduduki Sisca yang sudah berada di dalam bus sejak diberangkatkan. Sedangkan Gerry memilih duduk di barisan kursi belakangnya. Sisca memang sengaja mengadakan pertemuan dengan Sony dan Gerry di dalam bus pariwisata yang sudah ia sewa. Itu dilakukannya untuk menghindari diketahui orang, terutama Amando. "Sudah lama menunggu?" tanya Sisca basa-basi. "Belum begitu lama. Saya sen

