Part 11

1788 Kata

“Nasi udah, lauk sama sayur juga udah, eumm... apalagi ya? Ah, kerupuk!” Ayu buru-buru melihat ke arah jam, masih ada lima belas menit lagi sebelum Bima pulang bekerja. Wanita itu segera membuka lemari lalu mengambil kerupuk yang sudah ia jemur hingga kering agar saat digoreng mengembang sempurna. Sambil menunggu minyak di atas wajan panas, Ayu mengisi air yang ada di teko hingga penuh lalu kembali meletakannya di atas meja. Barulah setelah itu ia menceburkan satu persatu kerupuk ke dalam minyak yang panas dan segera mengangkatnya. Tidak perlu banyak, paling cukup untuk makan sore dan malam nanti. Setelah semua selesai, Ayu hanya tinggal menunggu kepulangan Bima dari tempat kerjannya.  Ayu menghembuskan nafasnya lega, rasanya hari ini ia tidak ada waktu untuk istirahat. Dimulai sejak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN