Part 38

1613 Kata

Bukannya mengucapkan selamat pagi atau kalimat motivasi-motivasi lainnya untuk memulai pagi, Arkan malah mengumpat. “s**t,” ujar Arkan ketika bangun dan melihat jam menujukan pukul setengah tujuh pagi. Kepala pria itu bergerak ke kiri dan kanan, menyadari bahwa saat ini ia masih berada di rumah Stephani. Apa yang Arkan ucapkan semalam ternyata dilanggar oleh dirinya sendiri, ia keterusan dalam minum-minum dan karena menyadari sudah tak sanggup berdiri tegak. Arkan memutuskan untuk menginap di rumah Stephani. Untungnya, malam tadi Arkan sudah mengabari ibunya lewat pesan. Gawat jika Arkan menelpon langsung dan Amalia menyadari bahwa ia mabuk. Arkan bukan orang yang tahan dengan alkohol, malam tadi ia tumbang ketika gelas kecil kedua sisa malam itu Arkan hanya mendengari Stephani berceri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN