“Ughh...huhhh!” Ayu mengerjapkan-ngerjapkan kelopak matanya perlahan ketika merasakan sesuatu yang silau mengenai bola matanya. Ditatapnya sekeliling yang serba putih dengan dahi mengerut, heran dimana sekarang berada. Ketika merasakan sedikit kram di perutnya saat hendak bangun, barulah Ayu menyadari apa yang terjadi pada dirinya. Ayu di bawa ke Rumah Sakit karena rasa sakit yang tak tertahan dan darah yang mengalir dari kakinya. Wanita itu sontak meletakan tangannya yang gemetar ke atas perut, berusaha merasakan kehidupan calon bayinya walau pada akhirnya ia tak merasakan apapun. Apakah Ayu kembali kehilangan? “Kamu sudah sadar, Yu?” tanya sebuah suara membuat Ayu mendongakan kepalanya menatap sosok Arkan yang baru saja keluar dari toilet. “Mas Arkan?” Ayu kembali ingat bahwa yang m

