TINNN! TINNN! TINN!! “WOY G*ILA EMANG INI JALAN BAPAK LO!” Arkan memang gila—setidaknya hampir ketika melihat pesan dari Sam di grup yang dibuat oleh Stephani. Sayangnya, ia bukan tim sukses seperti nama judul grup mereka melainkan tim sangat tak setuju. Pria itu kini tengah mengemudikan mobilnya seperti orang kesetanan , benar-benar tak patut ditiru. Ia bahkan tak memperdulikan umpatan nama hewan kebun binatang yang diteriakan oleh pengemudi lain. Arkan berharap ia bisa sampai dengan tepat waktu, ia harus tiba di apartemen sebelum Ayu pergi bersama oleh Sam. Sebenarnya Arkan tak perlu sepanik ini saat tahu bahwa Sam akan melamar Ayu karena ia tahu bahwa wanita itu mencintainya namun entah mengapa hatinya mengatakan tidak seperti itu. Sebab pria itu sadar jika cinta saja tak akan

