Part 64

2135 Kata

“Kamu kenapa senyum-senyum, Yu?” Ayu yang sejak keluar dari kantor Arkan terus tersenyum kecil, tersentak. Ia menengok, menatap ke arah Arkan yang kini menatapnya curiga. Ia lalu menggeleng cepat. “Eh, enggak kok, Mas.” Bohong, Ayu sebenarnya sedang bahagia karena saag mengobrol bersama Irish tadi di ruang Arkan, gadis itu mengatakan  bahwa Ayu terlihat cocok bersama Arkan. Katanya, mereka berdua terlihat saling melengkapi. Ayu yang selalu tenang dan Arkan yang cerewet, sangat cocok dalam membentuk hubungan. Arkan yang melihat itu hanya menghendikan bahunya, lalu ikut tersenyum. Walau ia tidak tahu hal apa yang membuat Ayu terus tersenyum namun rasanya itu lebih baik daripada melihat wanita itu menangis. “Kamu mau kemana?” tanya Arkan ketika sudah berada di dalam mobil bersiap menuju s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN