“Yu...” “Ayu.” “Ayu!” panggil Arkan sedikit mengeraskan suaranya membuat Ayu yang sedang menjemur pakian tersentak. “Eh, ada apa, Mas?” tanya perempuan itu sambil menatap ke arah Arkan yang berada ambang pintu balkon. “Kamu melamun?” tanya Arkan melangkahkan kakinya masuk ke dalam balkon. “Enggak, Mas. Eum, tadi mikirin mau masak apa untuk makan malam nanti,” tutur Ayu sambil mengangguk-angguk dan tersenyum kecil. Arkan yang merasa Ayu tengah berbohong, mengangguk saja. Ia tahu wanita itu tengah melamun namum nampaknya Ayu tidak mau Arkan mengetahui apa yang sedang dipikirkannya. “Kamu sudah sarapan?” tanya Arkan mendekat ke arah Ayu hingga kini berada di depan wanita itu. “Udah, Mas.” Arkan mengangguk, pria itu lalu meletakan telapak tangannya di dahi Ayu membuat wanita itu membek

