“Bim-bima?” Ketika melihat sosok itu berada di dekatnya, membuat otak Ayu seketika memutar semua kenangan tak mengenakan dan menyesekan hati yang diberikan oleh suaminya sendiri, menciptakan rasa takut untuk melangkah mendekat. “Ayu?” panggil pria itu dengan suara melembut. “Aku mau minta maaf sama kamu. Aku menyesal, Yu.” Tubuh wanita itu sontak berubah mengigil, bak berada di atas gunung salju yang jika kembali menerima permintaan maaf sang suami bisa saja jatuh dan kali ini akan mati. Ayu bukannya bahagia ketika sang suami mengucapkan permintaan maaf, ia malah paling tidak ingin mendengarkan hal itu dari Bima. Harga sebuah permintaan maaf bagi Bima terlalu murah. Pria itu menganggap bahwa dengan kata itu dapat membuat masalah selesai dan semua kembali baik-baik saja, namun tak menya

