Welly terkejut mendengar perkataan pemuda itu. "Kamu ... Kamu bukan yang Kak Monica ...." Welly belum selesai bicara sudah disela oleh pemuda itu. Pihak lawan berkata dengan tidak sabar, "Apanya yang Kak Monica Kak Moci, apa hubungannya denganku? Apakah kamu sakit, kenali jelas dulu baru menyapa, oke? Sungguh gila...." Setelah mengatakannya, pemuda itu mendorong Welly dan berjalan pergi. Saat ini, Welly benar-benar bingung dan wajahnya memerah. Dirinya salah mengenali orang, ini sungguh memalukan. Disaat itulah, di belakang Welly kembali terdengar tawa Jenny. "Hahaha ... Hari ini tidak datang sia-sia. Bisa melihat lelucon apa saja, lucu sekali ...." Jenny menunjuk Welly dan mencibirnya, "Tadi masih begitu serius, aku hampir saja percaya, kamu juga tidak berguna, apak

