Happy Reading?! ⭕⭕⭕ Iqbal masih melongo tidak percaya. Perlahan kedua telapak tangannya ia tempelkan di pipi Zara. "A--Ara? I--ini be--beneran ka--kamu, kan?" tanya Iqbal terbata-bata. Mulutnya terasa kaku untuk berbicara. Zara tersenyum, lalu memegang kedua tangan Iqbal. "Ini beneran aku, Iqbal." Iqbal langsung melepaskan kedua tangannya dari pipi Zara. Ia menggelengkan kepalanya. "Enggak. Nggak mungkin! Ini bukan kamu!" Iqbal terus menggeleng. "A--Aku pasti halu." Iqbal memundurkan tubuhnya dari Zara. Iqbal memejamkan matanya. Ia memukul-mukul kepalanya dengan kasar. "Sadar Iqbal! Sadar! Zara udah nggak ada! Itu nggak mungkin Zara!" Zara mendekati wajahnya dengan Iqbal. Ia kemudian meraih tangan Iqbal dan menghentikan cowok itu, yang terus memukul-mukul kepalanya. "Kamu nggak

