Happy Reading?! ⭕⭕⭕ Perlahan kedua mata Iqbal terbuka, ia memijit pelipisnya yang terasa sangat pusing. Iqbal menegakkan tubuhnya. "Shhh...," ringisnya. Kepalanya benar-benar terasa pusing. Sial! Sepertinya Ares, menyuntikkan obat bius, hingga membuat dirinya tidak sadarkan diri. Selang beberapa detik kemudian, Iqbal baru tersadar. Ia kemudian mencari Zara. "Ara? Ara di mana?!" Iqbal langsung beranjak dari atas brankarnya. Ia kemudian berlari keluar dari ruang rawat untuk mencari Zara. Saat Iqbal membuka pintu, ia langsung bertabrakan dengan Selatan yang akan masuk. "Lo mau ke mana?" tanya Selatan. "Minggir lo! Gue mau ketemu Zara!" Iqbal memegangi kepalanya yang masih terasa berat. Selatan masih berdiri di hadapan Iqbal. Dia sama sekali tidak menyingkir dari sana. Iqbal b

