Tapi Apa?

1852 Kata

Jeremy tersenyum miring, "Jangan harap kau bisa bertemu dengan Gerald!" "Kenapa? Kenapa kamu melarangku Jer? Gerald adalah anakku bukan anakmu! Jadi kamu tidak ada hak untuk melarangku menemuinya!" "Anak? Baru sekarang aku mendengar kau mengakuinya!" sinis Jeremy. Maureen tidak ada takut-takutnya, ia malah meraih lengan Jeremy, "Aku tau sikapku yang dulu itu salah, aku minta maaf. Aku menyesal menyia-nyiakan kalian dan kedatanganku ke sini aku ingin memperbaiki semuanya." Jeremy tersenyum miring, ia menyentak tangan Maureen lalu pergi meninggalkan wanita tersebut. "Jer! Beri aku kesempatan, beri aku kesempatan Jer!" teriakan Maureen tak membuat Jeremy luluh, ia tetap berjalan ke dalam. Saat hendak menyusul Jeremy, Frans memerintahkan satpam untuk menahan Maureen agar tidak masuk. "

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN