Seketika Nathan langsung panik. Hari ini dia tidak mungkin akan terlambat lagi menjemput Alea. Dia tidak ingin mengecewakan dan membohongi kekasihnya lagi. Nathan akan merasa bersalah. “Dokternya masih lama?” tanya Nathan. “Gak tau. Katanya operasinya udah dari tadi kok. Kenapa? Apa kamu mau ketemu ama pacar kamu?” tanya Viona sambil memasang wajah sedikit tidak suka. “Bu-bukan gitu. Tapi kalo masih lama, mending ganti hari aja. Aku masih ada kerjaan.” Viona melihat ke arah sekitar. “Kita tunggu bentar ya.” Viona langsung duduk di kursi tunggu dengan sedikit cemberut. Dia tidak suka kalau Nathan masih mengingat kekasihnya saat sedang bersamanya. Nathan mengambil ponselnya. Dia ingin melihat apa Alea menghubunginya. Tapi seperti biasa, tidak ada pesan lain selain sebuah foto wajah k

