“Kamu dari mana?” tanya Alea yang membuat Nathan bingung. “Tadi aku ... aku pergi dan gak liat hp. Aku lupa kalo ternyata hp ku di silent,” jawab Nathan. “Pergi? Sama siapa?” Tatapan Alea menusuk dan tepat ke netra Nathan. “Pergi ... pergi sama mama,” jawab Nathan lemah. Nathan takut ketahuan berbohong. Dia tidak pernah membohongi Alea selama ini dan ini adalah kebohongan pertamanya. Tapi sayangnya di mata gadis lugu seperti Alea, apa yang ditampakkan Nathan justru terlihat seperti sebuah penyesalan. Entah terlalu bodoh atau terlalu polos, bedanya sangat tipis. “Emang gak bisa hubungi aku?” tanya Alea. “Sorry, aku tadi beneran lupa. Pas di ajak mama aku juga masih ngantuk. Trus di rumah tante aku ketiduran lagi. Baru bangun pas mau makan malam.” Nathan terus mengarang cerita agar d

