Permohonan Cuti

1126 Kata

“Syarat? Kok pake syarat segala. Emang apa syaratnya?” tanya Nathan ingin tahu. “Eemm ....” Alea memiringkan wajahnya dan melihat ke atas. Dia sedang berpikir, kira-kira syarat apa yang harus dia berikan ke Nathan. Alea melihat ke Nathan. “Kamu besok tanding?” tanya Alea. Nathan mengangguk. “Iya. Kamu mau ikut? Besok udah gak belajar kan?” Alea mengangguk. “Iya. Tapi tadinya aku mau ijin gak masuk. Aku mau istirahat. Capej banget rasanya badan aku.” “Ya gak papa kamu istirahat. Tapi siangnya ke lapangan. Aku main siang kok.” “Eem ... kalo gitu, syarat kamu dimaafin itu besok kamu harus menang ya.” Nathan menoleh sebentar ke Alea. “Cuma itu aja.” Alea mengangguk. “Iya. Harus menang. MVP kalo perlu.” “Siap, Sayang! Kalo menang sih aku bisa janjikan. Tapi kalo MVP aku gak berani janj

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN