Saat Sang mendengarkan alasan dari temannya itu Sang tak yakin jika dia memang mengatakan hal yang sebenarnya, karena saat Sang lihat tadi ketika dia berbincang dengan salah satu karyawan toko ini dia begitu sangat terlihat begitu akrab bahkan terlihat bukan seperti perbincangan seorang tamu dan petugas, Sang begitu sangat merasa jika dirinya sedang di tipu dan merasa jika teman Sang sedang menyembunyikan sesuatu saat ini. Tapi Sang tak terlalu memikirkan itu apa lagi menanyakan ingin lebih tahu ada apa sebenarnya dengan teman saat itu apa yang mereka bicarakan barusan ketika tak ada Sang di dekatnya, dan Sang hanya tersenyum dengan langsung saja menjawab.
" Oh ya baiklah kawan sepertinya kau benar, aku belum melihat-lihat semua di toko ini, aku baru saja mendengarkan dari mu dan belum berkeliling melihat semuanya kawan, mungkin aku akan puas melihat-lihat sekitar sini dan melihat semua yang di jual di toko ini kawan. Untuk pertanyaan mu aku baru saja keluar dari toilet dan belum sempat melihat-lihat berkeliling tempat ini, mungkin aku akan mendapatkannya nanti dan tujuan utama yang sangat ingin aku tanyakan sepertinya hanya mengenai kucing yang aku lihat kalian pajang di depan toko ini,"ujar Sang menjawab pertanyaan temannya saat itu dengan perasaan dirinya yang sebenarnya hanya mengalihkan perhatian saja dari dirinya yang merasa sedikit curiga kepada temannya dan karyawan toko ini yang menjadi lawan bicaranya saat itu.
" Oh baiklah jika seperti itu kenapa kita tidak mulai saja sekarang Sang barusan aku juga menanyakan beberapa ruangan yang memiliki beberapa barang yang berbeda dari sini juga Sang jadi sebaiknya mungkin kita mulai saja? Dan ya untuk kucing itu mungkin bisa kita tanyakan nanti saja setelah kita selesai menjelajahi semua ruang disini, aku berharap melihat hal lain yang bisa membuat kita merasa puas dengan semua yang di jual disini. Oh ya mendengar dari karyawan ini barusan aku beberapa peralatan lengkap untuk naik gunung kan Sang, bahkan peralatan untuk memancing sepertinya aku sedikit ingin melihat perlengkapan itu, bagaimana dengan mu kau akan ikut dengan ku atau kau mungkin ingin pergi sendiri saja dan jika sudah selesai kita berkumpul kembali saja di dekat pintu masuk?"ujar teman Sang saat itu dengan memberikan saran untuk Sang agar berkeliling melihat-lihat semua barang yang di jual disini, kemudian bertanya mengenai baiknya mereka berkeliling bersama atau melihat sendiri-sendiri saja agar mereka tak membuang banyak waktu.
" Ya tentu kau bisa melihat apa yang membuat penasaran disini kawan dan tentu saja untuk masalah kucing itu tenang saja di akhir sepertinya aku akan langsung menanyakan itu saja ke petugas atau karyawan disini. Oh ya sepertinya ide mu kita melihat-lihat dan berkeliling di toko ini dengan sendiri-sendiri sepetinya itu lebih baik dan tentu saja sepertinya itu adalah cara yang baik agar kita tak membuang waktu kita. Jadi ayo pergi dan seperti apa yang kau katakan barusan jika nanti kita sudah saling selesai melihat isi dari toko ini siapapun yang pertama selesai tunggu saja di depan pintu masuk,"jawab Sang dengan dirinya yang setuju mengenai saran temannya untuk pergi sendiri-sendiri saja melihat-lihat toko ini agar tak memakan banyak waktu.
" Ya tentu kita sepakat baiklah sampai jumpa nanti setelah kita sudah merasa puas melihat-lihat semua yang di jual di toko ini Sang,"ujar temannya saat itu dengan langsung saja pergi meninggalkan Sang ke arah yang berbeda dimana saat itu teman Sang terlihat pergi ke ruangan yang berisi peralatan hunting.
Sang pun tentu saja langsung pergi ke salah satu ruangan toko tersebut yang terlihat memajang banyak sekali aksesoris untuk hewan dan sepertinya di tempat aksesoris itu memiliki banyak sekali barang yang bisa di gunakan untuk hewan, dari tempat mereka makan sampai mainan untuk hewan pun ada di pajang di saja. Dengan santai saja saat itu Sang melihat-lihat banyak barang di sana sambil Sang yang saat itu berpikir mengenai Sang yang begitu aneh melihat temannya tadi, saat itu entah kenapa Sang begitu merasakan hal yang tak benar mengenai apa yang sudah Sang lihat tadi ketika teman Sang dan karyawan di toko ini berbincang.
" Maaf kawan tapi saat aku mendengarkan perkataan mu tadi aku begitu sangat berpikir jika apa yang kau katakan pada ku bukanlah jawaban yang benar, karena aku begitu sangat merasa jika itu sepertinya bukan obrolan antara pengunjung dan karyawan, ada hal yang lebih dari itu. Sepertinya ada yang kau sembunyikan dari ku dan lebih baik aku menyelidiki ini,"ujar Sang saat itu berniat untuk langsung saja menyelidiki apa yang dirinya rasakan ada yang tak beres saat itu.
Meskipun Sang berpikir seperti itu berniat untuk menyelidiki yang sebenarnya Sang lihat dari temannya itu Sang tentu saj berhati-hati dan menyelidiki hal ini dengan sangat perlahan dan tidak ceroboh, bagaimana pun ini adalah sebuah rencana untuk menyelidiki teman Sang yang mencurigakan jadi tentu saja Sang tak boleh sampai terlihat menyelidiki temannya itu sehingga tentu saja dengan pikiran tenang Sang pun tak ceroboh dan memikirkan sebuah rencana bagaimana bagusnya Sang menyelidiki temannya tersebut. Dan Sang pun perlahan sudah memikirkan cara yang sepertinya akan bisa digunakannya untuk menyelidiki yang sebenarnya teman Sang sembunyikan darinya, dan meskipun sekarang Sang sedang melihat-lihat barang yang di pajang di toko ini dan sedang berada di ruang aksesoris Sang terus saja berjalan, dengan niatnya masuk ke ruangan yang sedang di datangi oleh temannya yaitu ruang peralatan hunting, lalu setelah Sang berada di ruangan hunting Sang pun perlahan dan dengan sangat hati-hati dan tentu saja sembunyi-sembunyi mencoba mencari keberadaan temannya tersebut sampai saat Sang sudah perlahan melewati dan melihat satu per satu lorong di dalam toko peralatan hunting tersebut akhirnya Sang bisa menemukan temannya di salah satu lorong dan seperti apa yang Sang lihat tadi teman Sang kembali di temani oleh salah satu karyawan toko tersebut tapi orang yang berbeda dari karyawan yang pertama berbincang dengan teman Sang tadi.
Saat Sang memperhatikan itu dengan sembunyi-sembunyi Sang melihat jika temannya itu kembali sedang santai berbincang saja, saat itu karena Sang melihatnya yang kembali berbincang santai Sang pun jadi berpikir jika sebenarnya mungkin memang temannya itu tak ada apa-apa yang di sembunyikan dari Sang dan temannya itu mungkin memang baik, dan royal saja dengan orang lain apa lagi mereka sedang di sebuah toko, Sang berpikir mungkin temannya memang humoris seperti itu sehingga jika temannya berbincang sampai tertawa seperti tadi itu tak menandakan jika temannya tak memiliki sesuatu yang dia sembunyikan dari ku.
" Tapi aku tetap merasa aneh meskipun sekarang aku bisa sedikit menenangkan pikiran ku dan berpikir positif tapi aku tetap benar-benar merasa jika ada hal yang tak tak benar dengan teman ku. Aku tak boleh langsung percaya dengan apa yang aku lihat ini aku harus benar-benar memastikan apa yang sebenarnya ada di sini,"ujar Sang dalam hatinya saat itu sambil terus saja melihat dengan sembunyi-sembunyi ke arah temannya yang masih berbincang dengan salah satu karyawan toko tersebut.
Dan saat Sang sudah cukup lama memperhatikan temannya pun tak pergi ke tempat lain seperti ada hal yang memang mereka bicarakan sehingga mereka begitu betah di sana tanpa ingin pergi ke tempat lain, apa lagi temannya tersebut yang bicara jika dirinya ingin berkeliling melihat-lihat apa saja yang ada di toko ini, tapi saat itu Sang melihat jika temannya sudah cukup lama berdiam diri di sana dengan dirinya yang saat itu hanya terus berbincang saja tanpa berpindah tempat ke lorong atau ruangan lain, sehingga hal itu memunculkan kembali rasa durian ga Sang.
" Semua ini tak seperti apa yang dia katakan, tak mungkin obrolan dengan seorang karyawan begitu asyik dan bahkan menyita waktu yang cukup lama saat itu. Aku tetap merasakan ada hal yang salah dengan semua ini, aku harus terus berusaha memperhatikan tanpa harus dia ketahui,"ujar Sang dalam hatinya bicara kembali.
Beberapa saat kemudian setelah Sang terus saja memperhatikan hal tersebut Sang pun melihat jika temannya tersebut di datangi oleh seorang karyawan toko tersebut kembali, entah apa yang di bicarakannya tapi karyawan tersebut membawa sesuatu dan langsung mengajak teman Sang untuk pergi mengikuti karyawan itu. Tak ada perbincangan lagi saat itu teman Sang pun langsung saja mengikuti kemana karyawan itu mengajaknya pergi, tentu saja karena Sang melihat itu Sang pun diam-diam mengikuti kemana dia pergi. Sampai tak jauh dari tempat Sang berbincang dengan karyawan toko tersebut Sang pun melihat jika yang di bawa oleh karyawan toko tersebut adalah sebuah barang yang sepertinya sudah teman Sang pesan dan inginkan sehingga sekarang pun Sang lihat jika temannya tersebut di bawa oleh karyawan toko itu ke salah satu kasir di sana dan jelas tentu saja teman Sang ternyata membayar barang yang sudah di pesannya.
" Ternyata sepertinya kecurigaan ku tak benar, sepertinya teman ku memang humoris dan welcome kepada siapapun apa lagi kepada karyawan toko yang tentu saja dia butuhkan seperti sekarang yang sedang aku lihat ini. Karyawan toko tersebut tadi ternyata hanya mengajak teman ku pergi ke kasir untuk membayar sesuatu yang teman ku inginkan. Ya baiklah sekarang sepertinya sudah jelas, aku tak perlu menaruh curiga lagi kepada ku karena sepertinya memang tak ada apa-apa, lebih baik aku pergi tak enak jika sampai dia mengetahui jika aku terlihat seperti sedang membuntuti nya karena curiga dengan apa yang di lakukannya. Dan sudah jelas juga sepertinya memang tak ada apa-apa dengan teman ku, mungkin ini hanya perasaan ku yang berlebihan saja,"ujar Sang sedikit menyesal karena sepertinya apa yang sudah Sang curigai kepada temannya adalah hal salah, sampai Sang pun memutuskan untuk pergi saja sebelum temannya sadar jika Sang memperhatikannya secara diam-diam.
Sang pun langsung saja pergi perlahan berharap temannya tak melihat Sang yang saat itu memperhatikannya diam-dima karena merasa sedikit curiga kepadanya, sampai akhirnya Sang pun langsung saja kembali ke tempatnya tadi melihat-lihat aksesoris di tempat tersebut.
" Tapi kenapa aku merasa terus saja terpikir akan hal yang di lakukan oleh teman ku tadi, sebaiknya aku tak terlalu memikirkan itu karena barusan pun aku sudah sampai mencoba memata-matai ya tapi tak ada hal yang aneh dan tak ada hal yang di sembunyikan nya dari aku, lebih baik aku memikirkan hal lain saja agar aku tak terlalu menyesal karena sudah menduga hal yang tidak-tidak kepada nya. Aku akan membeli minuman saja dan membelikan untuk nya juga untuk mengalihkan perhatian ku sekaligus menebus rasa bersalah ku padanya,"ujar Sang mengalihkan perhatiannya saja saat itu dengan pergi berniat membeli minuman sebagai pengalihan agar dirinya tak terus merasa bersalah kepada temannya saat itu.
Di salah satu ruang tentu saja saat itu ada sebuah Mulkan yang memang menjual beberapa minuman dingin sampai akhirnya Sang pun membeli 2 minuman di sana, selanjutnya Sang tak kembali ke ruang aksesoris tadi tapi sang duduk saja di ruang yang dekat dengan pintu utama, berniat menuggu saja temannya sampai dia selesai melihat-lihat di dalam ruang perlengkapan hunting. Tak terlalu lama dari saat Sang menunggunya duduk di dekat pintu utama temannya akhirnya datang dengan membawa sepertinya barang yang sudah dia bayar di kasir tadi, tapi melihat itu meskipun Sang sudah tahu karena tadi diam-diam melihatnya Sang pun berpura-pura tak tahu saja dan bertanya.
" Wow kau sudah menemukan apa yang kau inginkan? syukurlah, dan sekarang kemana kita akan pergi, kau sudah selesai?"tanya Sang.
" Oh ya ini tadi aku melihatnya di sana tentu saja sebuah peralatan yang akan berguna saat aku hunting nanti jadi aku membelinya. Dan kau? aku tak melihat ada barang yang kau beli Sang kenapa? apa ada masalah?"ujar teman Sang dan bertanya balik mengenai Sang yang saat itu di lihat kembali oleh temannya dengan tangan kosong.
" Aku, ya aku belum menemukan apa yang aku inginkan, dan lagi pula aku tadi masuk ke ruang aksesoris dan aksesoris itu kebanyakan untuk hewan peliharaan sementara aku, kau tahu kan aku belum memiliki hewan peliharaan dan tujuan utama ku kemari adalah untuk itu menanyakan mengenai hewan peliharaan ( kucing ) yang mereka pajang di depan toko mereka kawa. Kau ingat kan?"ujar Sang saat itu menjawab, dan membahas mengenai dirinya yang saat itu memiliki tujuan utama menanyakan mengenai kucing yang di pajang di depan toko ini.
" Oh ya aku mengerti mengenai itu, baiklah jadi sekarang tentu saja ayo kita pergi dan tanyakan saja langsung mengenai itu ke petugas yang sepertinya sudah ada di dekat kucing itu Sang, ayo kita ke depan sana saja dan langsung menanyakan apa yang sebenarnya kau inginkan Sang, dan semoga saja kau bisa puas dengan toko ini,"ujar teman Sang saat itu dengan langsung saja berjalan berniat menghampiri dimana kucing tersebut berada.