Part 46 Seperti kata Malvin, Salma menyuruh sopirnya untuk tidak menjemputnya sebab dirinya akan bersama Malvin dan teman-temannya selepas pulang sekolah hari ini. Malvin sangat bersemangat mengajak Salma seperti habis memenangkan lotre. Lelaki itu begitu senang akhirnya Salma perlahan luluh kepadanya, walau begitu Salma masih gengsi mengakui perasaannya. Tangan Malvin menggandeng Salma dan tidak mau dilepaskan sampai menuju parkiran motor. "Tangan lo kecil banget sih." Komentar Malvin saat menggandeng tangan Salma. "Tangan lo yang terlalu besar." "Tapi pukulan lo kuat banget." Malvin menyengir, sosok Salma adalah hiburan dari segala kesedihan dan kesepian dalam kehidupannya. Meski tak tampak Salma menghiburnya, cukup melihat Salma tersenyum dan tidak terlalu acuh kepada itu suda

