Part 47 "Terima kasih ya om buat traktirannya." Malvin mencium tangan Pandu begitupula dengan Rery. "Iya, sama-sama." "Tadi sebenarnya Salma yang mau traktir saya eh ternyata ayahnya yang traktir," ucap Malvin mengadu. "Gitu aja cerita." Salma mendengus sebal. "Bagus tuh apa-apa cerita daripada kamu suka main rahasia-rahasiaan ke ayah." Pandu merangkul Salma dan mereka semua berjalan keluar dari area toko. "Kan privasi, Yah." "Kan ayah penasaran." Pandu terkekeh pelan saat menggoda putrinya yang sekarang berani berteman dengan laki-laki sebab yang ia ketahui hanya satu orang saja seorang cowok yang berteman dengan Salma. "Kamu antar Salma pulang kan?" tanya Pandu pada Malvin. "Iya dong, Om. Saya harus tanggungjawab karena saya yang mengajak anak om." Mereka tiba di depan to

