Semoga hari esok, hari yang lebih baik dari sebelumnya -Silma- Part 19 "Gue kayaknya salah deh pilih sekolah, di sini peraturan sekolah ketat banget padahal pengen sesekali cari masalah." Salma terus berjalan dan matabya menyapu ke sekitar koridor. Namun tak sengaja mendengar nama seseorang yang dibencinya dipanggil dengan nada semangat bahkan namanya juga ikut disebutkan. Tentu Salma bingung dan menatap kemana asal suara tersebut. "Mereka kan temannya si munyuk?" Salma menyipitkan matanya begitu mengetahui tiga cowok tengah duduk santai di koridor sana lebih tepatnya di persimpangan jalan. "Woyy Malvin ngorok mulu!" Mereka bertiga berteriak begitu keras. "Badan gue gak enak." "Dicariin sama cewek lo." "Kalian bohong pasti!" "Beneran." Mereka bertiga melirik sekilas ke ara

