Part 103 "Kurang ajar kamu ya, berani-beraninya kamu melakukan ini kepada ayah!" teriak pria paruh baya setiba di rumah lalu menghampiri putrinya yang sedang menyapu halaman depan rumahnya. "Ayah." Gumam gadis tersebut yang langsung menghentikan kegiatannya menyapu halaman dan menghadapkan tubuhnya di depan ayahnya yang datang-datang mengamuk kepadanya. "Ayah kapan datangnya?" "Jujur!" Gadis itu ialah Al, reflek memejamkan matanya ketika mendengar suara bentakan keras dari ayahnya. "Aku..." "Kamu kan pelakunya! Siapa lagi kalau bukan kamu yang mengirim file video itu atas namaku dan semuanya yang tau file-file kerja itu hanya kamu seorang. Mau mencoba membohongi ayahmu hah!" Dirman berkacak pinggang. Kedua tangan Al bergetar dan matanya mulai berkaca-kaca. Hatinya begitu sakit

