Part 104 "Argh sial, sial, sial!" teriak sosok gadis yang tengah emosi dipermalukan di depan seluruh murid yang dulunya menjadi korban bullying darinya. Gadis itu ialah Silvia, berada di dalam kamar mandi sendiri sembari menunggu teman-temannya datang kemari. Silvua berteriak penuh kekesalan seraya tangannya memukuli pinggiran wastafel di depannya. Menatap ke arah kaca dan raut wajahnya begitu nampak murka sekali. Ia tidak suka kekalahan dan yakin akan tetap menang sampai kapan pun. "Tidak ada yang bisa mengalahkanku." Menggeram penuh emosi dan pundaknya terlihat naik turun seiring napasnya yang memburu. Selanjutnya teman-temannya datang dan Silvia segera keluar dari kamar mandi yang kebetulan dirinya memiliki kunci khusus sehingga tadinya tidak ada orang yang masuk ke dalam kam

