Alurnya tidak lambat ya teman-teman Memang begini jalan ceritanya, santai tapi jelas (^_-) Part 26 "Silma, kemarin kamu kok kayak marah-marah gitu habis pulang daei sekolah. Kamu kenapa?" Zena membuka pintu Silma yangs sedikit terbuka dan masuk ke kamar putrinya yang di sama terlihat Silma sedang duduk di meja rias. "Gak papa, Bun." Silma menoleh sekilas ke Zena. "Bunda itu khawatir lho sama kamu kemarin, pintu juga dikunci dan kamu enggak mau keluar kamar." Zena berdiri di samping Silma. "Bunda tidak usah peduli lagi sama aku, bunda urus pekerjaan bunda saja." "Tetap saja anak-anak bunda yang bunda perhatian lebih dulu." "Aku sudah besar kok, Bun." Silma beranjak berdiri dan meraih tas sekolahnya yang diletakkan di tempat khusus tas. Zena tersenyum saja sebagai jawaban. Ia m

