Rela terluka demi seseorang yang kita cintai itu membuat kita senyum-senyum sendiri dan seketika melupakan rasa sakit yang kita alami~ Part 25 Salma menghembuskan napasnya lebar dan berkacak pinggang, menatap seragam kotornya yang masih tergeletak di atas kasur. Ia meraih seragam yang dipakainya tadi dan akan dimasukkan ke dalam keranjang pakaian kotor. Tapi Salma malah menemukan sesuatu di baju seragamnya dibagian pundak. "Kok ada bercak darah?" Seketika Salma melihat pundaknya sendiri, anehnya tak menemukan bagian tubuhnya yang terluka dan Salma juga tidak merasakan sakit di tubuhnya. "Terus ini darahnya siapa dong? Haduh mana seragam putih yang kena." Salma panik dan berlari keluar dari kamarnya untuk menemui pembantunya. "Bibi, ini bisa hilang sehilang-hilangnya kan?" Teriak Sa

