Part 44 Seorang lelaki remaja memasuki rumahnya seraya menghela napasnya berat karena merasa lelah hari ini. Meskipun tidak ikut dalam pertandingan basket nanti, dia sebagai kapten basket tetap bertanggung jawab dan selalu ada di saat anak buahnya sedang latihan. Ia juga bermain basketnya dalam waktu sebentar saja sebab tangannya masih proses pemulihan dan tidak boleh terus menerus banyak memegang atau menyentuh benda keras di telapak tangan kanannya tersebut. Terpaksa dia selalu meminta bantuan pembantunya padahal dirinya tidak suka apa-apa meminta ke pembantunya dan merasa ia seperti anak yang terlalu manja. In Dialah Malvin, lelaki itu melintas di dapur ketika ada menaiki tangga yang menuju kamarnya. Di ruang makan, ada papa, mama tirinya dan adik angkatnya tengah makan malam bersama

