Permohonan dan Perpisahan

1699 Kata

Setelah puas menangis seorang diri, Luke mendengar suara pintu kamar yang diketuk. Dengan sigap, ia membukanya. Saat ini, ternyata papi lah yang berada di muka pintu dan beliau mengatakan sesuatu yang sangat membahagiakan hati gadis cantik ini. "Sudah, jangan menangis lagi! Lusa, kita akan menjenguk kakakmu. Tapi sebelumnya, mami ingin kamu menyelesaikan tugas darinya besok! Jika kamu berhasil, kita akan ketempat kak Luka. Apa kamu mampu menjawab beberapa soal yang akan Mami berikan?" "Mami ingin menguji Luke?" "Anggap saja begitu," jawab papi sambil mengusap kepala Luke. "Maaf ya, Luke! Kamu harus mengerjakannya dengan sungguh-sungguh, agar bisa melihat Luka. Tapi, Papi yakin sekali. Kamu dapat melakukannya dengan mudah. Papi akan membantu, jika mami sudah keterlaluan. Oke?" Bibir Luk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN