Sebelas

2354 Kata

Victoria berjalan dengan ekpresi wajah yang kesal, langkahnya beberapa kali menghentak lantai dengan keras karena kesal. Hampir saja, jidat miliknya benjol karena ulang seorang Alexander yang melakukan rem mendadak. Meskipun tidak jadi benjol, tapi ponselnya harus mati karena mental dan mencium dashboard dengan kencang. Sialan. "sayaanggg, jangan tinggalkan aku. Tunggu sayang" Bukan memperlambat langkahnya, Victoria malah mempercepat langkahnya saat mendengar suara park Alexander, apalagi telinganya menangkap bahwa langkah kaki pria itu setengah berlari. "sayang, kenapa tinggalkan aku" rengek Alexander setelah menahan lengan Victoria untuk berhenti berjalan. Victoria hanya diam, dia sengaja membuang pandangannya agar tidak melihat wajah Alexander yang menyebalkan, tapi sialnya, begitu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN