Sean keluar dari kamar rawat Gladys, gadis itu butuh istirahat dan dia tidak mau mengganggu, meskipun dirinya masih ingin disana, berlama-lama menatap mereka; Stephani dan Gladys. Sean duduk disamping Alexander yang berada di depan kamar rawat Austin, Jay dan Axel. Peraturan dilarang masuk kamar untuk mereka masih berlaku sepertinya. "Bagaimana keadaannya?" tanya Alexander Sean menghela nafasnya, lalu menggeleng "Dia tampak begitu lemas" lirih Sean. Sungguh, jika dia berkesempatan berbicara dengan Tuhan, ingin dia tanyakan, kenapa takdirnya seperti ini dan kapan semua ini berakhir. "Jadi Gladys juga anakmu?" tanya Alexander lagi. Sean menggeleng "aku tidak tahu, tak ada pertanyaan yang akan di jawab mereka. Mereka menganggapku benar-benar tidak ada" jawabnya lagi. Alexander mengang

