BOY POV. Anak dan istriku sudah kembali ke rumah, ke rumah mamiku tepatnya. Seperti perjanjian tidak tertulis dengan mami, kalo setelah kembali dari rumah sakit, anak dan istriku harus tetap tinggal di rumah mamiku dan bukan ke rumah baru yang sudah aku beli untuk keluarga kecilku. Kesal sebenarnya, jadi tetap tidak punya pripacy. Tapi di banding mami terus menerus di rumah sakit dan mengganggu kenyamanan anakku yang masih bayi, dengan di gendong terus, dan bukan di biarkan tidur. Jadilah aku terpaksa menyetujui keinginan mami dengan perjanjian lain lagi. Hanya sampai 40 hari setelah lahiran ada di rumah mami, setelahnya aku akan membawa istri dan anakku pulang ke rumahku. Hari pertama sepulang dari rumah sakit, aku kembali di buat kesal, dengan tidak adanya anak dan istriku di ranjang,

