72. Pulang

3086 Kata

Nadine POV. Ada yang aneh dengan pemandangan pagi di hari berikutnya di rumah sakit. Suasana kamar rawatku hening, dan tidak ada orang yang datang menjenguk. Sampai anakku selesai mandi, setelah aku dan Boy jemur di taman rumah sakit, tetap aja sepi. “Mamimu?” tanyaku tak tahan bertanya juga. “Di rumah, masakin sarapan dan makanan untukmu. Kurang ya?, mau pesan yang lain?, aku bisa suruh suster belikan di kantin rumah sakit” jawabnya. Aku menggeleng. Makanan berkotak kotak yang ada dari semenjak aku bangun tidur ternyata dari mami, masih ada juga, memangnya perutku karung apa?. “Makan yang banyak Yang, jangan karena anak kita bersedia minum s**u, trus kamu jadi kendor kasih ASI” katanya sambil mengawasiku menyusui Adam. Aku tertawa. “Hot daddy” pujiku. Dia baru tertawa. “Trus nan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN