71. Kecapean

2394 Kata

Boy POV. Aku bertahan mengawasi pasangan suami istri yang dari tadi sibuk menciumi anakku dan di gendong gendong. Mau aku jeda, ingat cerita Nadine soal anak mereka yang meninggal sebelum di lahirkan. Jadi aku hanya berharap anakku tiba tiba nangis lagi, jadi di lepas di di biarkan tidur. Eh anakku malah anteng tidur dalam gendongan bang Nino atau gendongan kak Noni istrinya. “Mau sampai kapan di sini?, nanti Brian datang malah elo perang lagi” ajak bang Reno menjeda. “Jadi pagi pagi kesini karena takut ketemu abang gue?” ejek Nadine. Aku sudah tertawa seperti Gladis, adik bang Nino. “Lah siapa yang takut ketemu Brian, emang waktu gue sempatnya sekrang, pas anak anak gue sekolah. Tau sendiri jadwal gue padat nian, belum mesti jadi baby sitter anak kembar gue” jawab bang Nino. “ANAK G

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN