65. Mami lagi

2454 Kata

Boy POV. Kehamilan semakin berjalan lancar di hari hari ke depan. Dia tidak lagi merasa mual kalo aku dekati, atau ngidam yang tidak masuk akal. Semua dengan mudah bisa aku penuhi. Mami juga happy karena Nadine memang tetap menurut pada apa pun perkataan mami. Mami hanya tidak bisa melarang kalo Nadine harus datang ke yayasan karena urusan pekerjaan. Itu pun di bawah pengawalanku. “Cicing ya Nad, tong pecicilan di kantor. Kalo mau apa apa suruh aja orang” pesan mami selalu kalo Nadine terpaksa keluar rumah. “Kalo aku mau pipis?, boleh dong minta di gendong OB” jawab Nadine. Aku yang terbelalak melihat Nadine dan mami kompak terbahak. “Enak aja gendong gendong kamu” omelku. “Sayang aku ngambek mih” ledek Nadine. “Biasa kitu Boi mah, beki ambek” jawab mami dengan bahasa sunda. Semak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN