Nadine POV. “Aduh!!, du Duh!!, pelan pelan Yang, nanti babynya ngambek lagi trus tendang perut kamu” kata Boy dengan nada cemas. Aku tertawa lalu naik ke ranjang di bawah pengawasannya. “Papinya sini….dekat dede dong!!” undangku bertahan duduk di ranjang. Boy menghela nafas lalu ikut duduk dan bersandar di kepala ranjang. Aku jadi bersandar di tubuhnya. “Yang…itu baby kita kalo bergerak gitu, lagi apa sih di dalam perut kamu?” tanyanya sambil mengusap perutku dengan tangannya yang memeluk tubuhku dari belakang. “Gak tau aku juga. Gak mungkinkan kamu percaya, kalo aku bilang di dalam perut aku, baby kita lagi main bola” jawabku. Boy tertawa. “Aku semakin gemes lihat perutmu yang makin melendung tapi badan kamu kurus. Kamu makan banyak banget, heran aku larinya ke mana?” tanyanya. “

