Part 28 - Cucu

1008 Kata

Rumah Laura bertambah ramai saat Lilina dan Deon pulang. Lilina begitu menyukai Raka yang polos dan lucu. Memperlakukan anak Rania itu dengan baik dan hati-hati. Raka yang sudah biasa di manja neneknya sendiri atau orang tua Naren menanggapinya dengan biasa. “Mama tuh kangen banget ngemong anak kecil gini,” celetuk Lilina sambil menyuapi Raka sepotong kue. Raka menikmati kue coklat yang Lilina bawa. “Minta Bang David nikah aja Ma. Biar nanti Mama di kasih cucu,” saran Laura. Mereka duduk di sofa ruang keluarga. Berjejer dengan Raka di antara Laura dan Lilina. Sedang Naren dan Deon berada pada masing-masing sudut kanan dan kiri. Menonton tayangan film action luar negeri. Ya, walau fokus mereka tidak sepenuhnya pada layar datar itu. “Huh, ngandelin Abang Kamu mah gak tau kapan kewuju

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN