"Dek ayo makan dulu. Katanya Mba, Kamu belum makan," panggil Lilina pada dua sejoli yang tengah asik bercengkrama. "Ya ampun. Kaget banget." Laura terkejut mendengar Lilina memanggil dari pintu belakang rumah. "Ah iya Ma," balas Laura akhirnya. Mengajak Naren untuk mengikutinya masuk rumah. "Ya ampun. Kamu belum makan? Maaf ya, gara-gara ke asikkan ngobrol jadi lupa," sesal Naren merasa bersalah. "Gak papa Kak. Ayo masuk," ajak Laura memimpin jalan di depan. Memasuki ruang makan, banyak hidangan tertata rapi. Mulai dari masakan sederhana sampai masakan khas bintang lima. "Ayo Nak Naren, makan dulu," ajak Lilina. Menawari Naren makan malam. Lilina memaksa Naren untuk ikut bergabung menyantap makan malam yang lumayan telat. Jangan tanya kan Raka. Balita itu tanpa ajakan saja sudah m

