Bab. 12 - Kejujuran

1856 Kata

Aku masih terpaku di tempatku bersama rasaku sendiri Sementara kutahu kamu sudah bersamanya dalam satu rasa yang sama.. Pedih sekali.. *** Kalau waktu bisa diputer ulang, walau akhirnya tetep gak bisa sama kamu, aku cuma mau bilang kalau aku sayang kamu... Aku mencintai kamu seperti daun yg berjatuhan di musim gugur. Kurelakan diriku jatuh berulang kali, dan faktanya kamu seperti angin yang justru terus berusaha menggoyahkan ranting dan menyapu dedaunan itu dengan caramu. Membelai, padahal membuang. Dan ketika aku mencintai kamu seperti mantel yang menghangatkan di musim dingin. Nyatanya kamu justru sengaja menjadi tumpukkan salju yang seolah siap membekukanku.. Lalu, saat aku mencoba mencintai kamu layaknya kaktus bertahan di gurun pasir. Lagi-lagi kamu menjelma sebagai badai yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN