Ternyata, berkata jujur adalah obat yang paling ampuh untuk hati yang terasa berat. Sekarang aku bisa merasa lega setelah semalam mengaku pada Mbak Alena tentang bagaimana perasaan ku padanya. Walaupun memang tidak ada yang berubah pada hubungan kami, tapi setidaknya tidak ada lagi yang kami sembunyikan. Kedekatan ku dengan Mbak Alena juga semakin akrab dari sebelumnya. Setidaknya, mulai sekarang aku lebih menjaga sikapku untuk tidak terlalu berdekatan dengan wanita lain demi menjaga perasaan Mbak Alena. Mirip seperti orang berpacaran, sebenarnya. Hanya saja tanpa status. "Ngantuk banget. Ada yang mau nitip kopi enggak? Gue mau ke bawah." Suasana dalam ruangan yang sesaat lalu hening, mendadak riuh berkat tawaran dari Fahri. Aku melirik ke arah Mbak Alena, padahal semua orang sudah sib

