66. POV Kalendra - Cerita masa lalu

1549 Kata

Kami duduk bersebelahan, aku menekuk kedua kakiku sambil sibuk memperhatikan jalanan, sedangkan Mbak Alena sedang mendengar musik dari dalam ponsel nya. sesekali bibirnya menyenandungkan lirik lagu sesuai yang dia dengar. Sakit kepala dan rasa mual hebat yang tadi aku rasakan sudah lebih membaik, aku menikmati angin sore yang menyapu wajah kami. Lalu beberapa saat kemudian makanan yang kami pesan, diantarkan oleh penjual angkringan. Aku menerima semuanya dan menata di atas tikar, Mbak Alena juga langsung melepaskan earphones yang tadi dia kenakan. "Loh? Kok enggak pakai nasi?" Aku bertanya heran saat Mbak Alena memakan begitu saja sate telur puyuh pesanannya. "Telur puyuh memang enaknya digadoin begini. Kalau pakai nasi 'mah enggak enak. Kan udah ada nasi bakar sama hati ayam." Aku ha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN