Ivanka membuka mata secara perlahan, menatap ke arah Kenzo yang masih berbaring di sebelahnya. Melihat pria itu hanya diam dan tampak terlelap, aku memilih bungkam. Manik matanya memperhatikan wajah Kenzo yang tampak begitu tenang. Pria itu benar-benar tidak terlihat seperti pria jahat. Padahal biasanya Kenzo selalu menyiksanya, tetapi entah kenapa Ivanka masih begitu luluh dengan semua sikap yang diberikan Kenzo. ‘Apakah aku Masih mencintainya?’ Ivanka yang sempat berpikir seperti itu pun langsung menggelengkan kepala. Tidak mungkin dia bersama dengan Kenzo. Melihat pria itu penuh dengan kekuasaan dan juga dikelilingi harta, Ivanka mulai merasa ciut. Apalagi kedua orang tua Kenzo dengan tegas melarangnya mendekat, menandakan jika tidak akan ada restu dari keduanya. Hal yang membuat Iva

