Aku mengamati wanita bernama Maurice ini, sementara ia tertunduk. Bisa-bisanya dia baru muncul sekarang. Ke mana dia selama 23 tahun ini? Ayah dan Mama udah meninggalkan kami berdua untuk mengobrol, tapi hampir 10 menit berlalu tidak ada yang kami bicarakan. Aku diam dan dia menunduk. Aku ga ngerti, kata Mama tadi dia mau ngomong, lha kenapa sekarang malah diem? “Bhaga.” Akhirnya keheningan itu pecah setelah dua puluh menit lamanya. “Ya?” Sahutku. Aku menatapnya dan mata kami bertemu, akhirnya aku tahu darimana mata terang ini berasal. “Maaf,” Katanya dan aku hanya mengangguk. “Bisa ngobrol berdua?” Tanyanya, “Ini kan lagi mau ngobrol.” Jawabku. “Ga di sini, nak!” “Stop calling me like that!” Kataku, lagi-lagi ia menunduk. “Mau ngobrol di mana emang?” Tanyaku. “Terserah,” Jawab

