19 - Exhibition

2009 Kata

Lagi-lagi tugasku tertunda, udahlah siap kayanya kalo tahun ini wisuda cuma seni musik doang. Yaa, gimana bisa kerja dengan hati kalo hatinya lagi bedarah-darah. Kayanya sih aku kudu ganti judul pemeran deh, jadi KEHILANGAN. Hatiku lagi mood kalo bikin yang sendu-sendu. “Kak? Aku bobo sini lagi ya?” Adam berjalan masuk ke kamarku. “Iya dek.” Jawabku. Ini hari ke 7 Oma meninggal dan aku gak punya niatan buat balik ke Jakarta dulu. “Kak? Cerita dong.” Pinta Adam saat rebahan di sampingku. “Cerita apa?” “Apa aja, biar aku bisa teralihkan dari Oma.” Katanya. “Kakak aja kepikiran Oma terus Dam.” “Dua tahun yang lalu, Oma Ibun yang pergi, sekarang Oma. Aku gasanggup Kak kalo harus kehilangan lagi.” Kata Adam. “Sama, kakak juga Dam. Tapi yaa segala sesuatu kan pasti ada akhirnya, termasu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN