16 - Pindah

2434 Kata

Sudah dua jam sejak aku datang dan Anida belum sadar. Aku belum tahu kejadian pastinya dia kenapa sampai bisa kaya gini, orang tuanya dari tadi kutelfon tapi tidak mengangkat. Satu-satunya yang nyambung itu ya panggilan ke Inggris, ke Kak Aris. Kak Aris bilang kalo dia gak bisa hubungin orang tuanya dia bakal kesini secepatnya. Yaa berarati paling cepat Kak Aris sampai ya besok, atau lusa. Aku terus menunggui Anida, kata dokter sih Anida masih shock mangkanya belum sadar karena vitalnya sih baik-baik aja. Dalam hati aku ngerasa bersalah, harusnya aku ga ninggalin dia sendiri, jadi aja kaya gini. Harusnya aku temenin dia, kaloga ajak dia ke Bogor. Gila Aga b**o banget ninggalin Nida sendiri, makiku. Udah  pukul 7 malam saat dokter datang untuk memeriksa Anida. Aku langsung berdiri dari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN