RANIA PoV Sebaik apa pun seorang wanita, sebersih apa pun hatinya tidak mungkin ada wanita yang ikhlas berbagi suami dengan wanita lain. Tidak dengan alasan apa pun. Sama halnya denganku yang tidak akan pernah ikhlas berbagi cinta Mas Athar dengan Zyana, tapi sayangnya aku harus sadar diri dan menerima keadaan yang di luar kendali. “Yang ini bagaimana, Zy? Kamu suka, kan?” Aku mengambil setelan pakaian wanita kantoran untuknya tapi Zyana justru menggeleng pelan. Tentu saja wanita ini tidak akan memilih pakaian kantoran karena dia hanya hidup di dalam sangkar emas sepanjang waktu. Namun, aku harus membuat Zyana mirip sepertiku, setidaknya dari penampilan. Setiap kali Mas Athar melihat Zyana, dia harus mengingatku. Mas Athar tidak boleh melupakanku walau hanya sesaat, dia juga tak boleh

