Gadis kecil itu tersenyum-senyum di depan kaca sambil memerhatikan dirinya yang sedang dikuncir oleh sang Appa. "Yang bener, Appa, kuncirnya," kata Jasmine berpura-pura marah. "Iya tahu, ini Appa lagi berusaha, Sayang." "Rambut kamu panjang banget sih," keluhnya sambil berusaha menyisir dan merapikan helaian rambut Jasmine sebelum ia menguncirnya. Jasmine terkekeh sambil menutupi mulutnya dengan telapak tangan. "Appa, habis ini anterin Jasmine ke sekolah kan?" tanyanya. Albern mengangguk pelan, ini sudah jadi kesepakatan antara dirinya dan Gladys. Perempuan itu meminta dirinya mengantar Jasmine ke sekolah, dan nanti yang menjemput adalah Gladys dan supirnya. Itu dilakukan agar Jasmine tidak menangis, menjerit, dan berontak seperti biasanya. "Nih udah rapi, kan?" tanya Alb sambil meme

