Usai makan malam, sebenarnya Gibran ingin sekali segera pulang saja, namun mama papa Gladys menahannya. Mereka berkata ingin membicarakan sesuatu. "Mau bicarain apa, Ma, Pa?" tanya Gladys sambil duduk disebelah Gibran yang terlihat sekali sangat enggan untuk berada di rumah itu lebih lama lagi. "Mama dan papa, mau bicarain tentang acara pertunangan kalian," jelas Widi yang langsung membat Gladys dan Gibran saling menatap tak percaya dengan pembahasan yang kini dibicarakan Widi. "Apa? Pertunangan? Mama papa gak salah mau bahas ini?" Gladys masih memberi waktu kedua orang tuanya untuk meralat pembicaraan. "Ya, pertunangan, mama mau sebelum pernikahan kalian digelar ada acara pertunangan yang mewah. Gibran kan pengusaha muda yang sukses, ya masa mau langsung nikahan aja gak pake acara pe

