Denial

1030 Kata

Beberap detik berlalu. Gladys masih mengatupkan matanya erat, sedangkan Gibran membenturkan kepalanya ke setir dengan keras. "Hun, please," pinta Gladys, ia masih tak menyerah meski Gibran telah mengatakan tidak pada keinginannya. "Keluar kamu dari mobil saya! Keluar!" usir Gibran dengan kasar. "Kamu tega ngusir aku, Hun?" Gladys terkesiap, ia tak percaya dengan apa yang ia dengar. "Keluar!" ulang Gibran dengan suara berat dan keras. Terdengar jelas kemarahan telah menjalari dirinya, membuat kepalanya mendidih. Gladys mulai meneteskan air mata, ia menggelengkan kepala tak percaya dengan sikap kasar yang ditunjukkan lelaki itu. Perlahan, ia membuka pintu mobil dan keluar dari sana. Gibran dengan cepat menutupnya kembali dan melajukan kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Meninggalkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN