Usai pulang dari kantor, Stella kembali ke rumah Alb. Perempuan itu mengajak Alb untuk merayakan kepulihannya. "Ini sesuatu yang patut dirayakan, kan?" kata Stella coba yakinkan keraguan pria di depannya. "Sebenarnya bukan apa-apa sih, aku males aja kalau ke restoran lagi. Menunya juga itu -itu aja. Gak ada sesuatu yang beda," "Mau sesuatu yang beda?" sahut Stella cepat. Alb pun mengangguk pelan, mengiyakan. "Okay, gimana kalau ke apartemen aku?" tawar Stella. Mendengar tawaran itu, Alb pun mengernyitkan dahinya. "Seriously?" "Why not? Kamu kan belum pernah berkunjung ke apartemen baru aku," kata Stella dengan mata berbinar. "Okay, kalau gitu, aku ambil jaket dulu ya?" kata Alb sambil beranjak dari duduknya dan berjalan menuju kamarnya di lantai dua. "Sekarang kalau ke lantai d

