Hari ayah

1284 Kata

Entah darimana Gibran tahu, yang jelas pagi ini lelaki itu sudah berdiri di depan kos Chika. Dengan penampilan yang teramat mencolok hingga menarik perhatian beberapa penghuni kos lain. Mobil mewahnya, kaos polo dan kacamata hitamnya. Dia berdiri di sana hampir satu jam lamanya, menanti Gladys, hingga ia mau keluar menemui dan ikut pulang dengannya. "Lu mau sampai kapan ngintip disitu?" tanya Chika dengan sedikit berteriak. "Sst, jangan keras-keras kenapa sih?!" sungut Gladys. "Gue bingung deh, darimana dia tahu kalau gue ada disini? Apakah dia selama ini terus ngawasin pergerakan gue ya? Sampai-sampai dia bisa tahu kalau gue disini?" tebak Gladys sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. "Gibran bukan cowok biasa, Dys! Harusnya lu lebih paham ini daripada gue. Dia cowok alpha yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN