Gibran terlihat kesal dengan jawaban yang diberikan Gladys agar ia mau mengerti tentang persoalan ini. "Hun, sekali ini saja, tolong jangan paksa Jasmine menuruti keinginan kita. Semakin kita paksa dia, maka dia akan semakin menjauh dari kamu, dari kita," ujar Gladys sambil mengelus d**a Gibran dengan lembut. Lelaki itu tampak bergeming. Ia tak segera memberi respon kepadanya. "Apa berarti kali ini kamu akan menuruti apa mau Jasmine? Kamu akan menemui lelaki itu dan meminta dia untuk hadir di acara Jasmine?" tanya Gibran dengan nada menahan kemarahan. Gladys terdiam, ia tahu lelaki di depannya sedang terbakar emosi. Dan selalu saja seperti ini. Gladys kini sampai di titik mempertanyakan apa yang menyebabkan seorang Gibran begitu membenci Albern dengan segenap jiwanya. Padahal jelas-jel

