Koma

1057 Kata

Alb memutuskan untuk pulang ke rumah orang tuanya. Tentu saja setelah memastikan hatinya lebih tenang. Sesampainya di rumah, yang ia lakukan adalah merapikan beberapa barangnya dan memasukkannya ke dalam backpack. Sendirian di dalam rumah sebesar ini membuat dirinya begitu kosong dan kesepian. Rumah yang penuh dengan kenangan indah bersama gadis kecilnya. Usai memasukan semua pakaian, ia pun duduk termenung di pinggiran ranjang. Tangan kirinya pegangi selembar kertas yang harus segera ia tanda tangani. Matanya memandang nanar pada benda tersebut. Benda yang akan membawa perubahan besar pada hidupnya. Yang mungkin akan menghancurkan hidupnya. Ting! Sebuah pesan masuk ke ponselnya. Lamunan Alb membuyar, matanya langsung tertuju pada layar ponselnya. Ada pesan masuk dari sebuah nomor ta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN