Akibat mendengar suara keras Jason yang cukup membuat Helena tersentak kaget, wanita itupun tetap diam ditempat tanpa ingin membalikkan tubuhnya kearah sang suami. Helena tak habis pikir, sebegitu hinanyakah dirinya hingga Jason benar-benar tak ingin menemuinya. "Kamu bisa pulang, saya sudah membebaskan kamu untuk berkarir, silahkan meraih impian dan cita-cita sesuai keinginan kamu. Saya sudah memberikan jalan yang lebar untuk karir kamu, lalu untuk apa lagi kamu datang terus-menerus untuk mencari saya?" Tutur Jason. "A-aku udah nggak peduli hiks." Helena kembali menangis, sedih sekali mendengar Jason berkata seperti itu. "Yah... Tentu saja sekarang kamu sudah tidak akan peduli lagi, lagi pula untuk apa susah-susah membangun karir kalau suami kamu saja adalah seorang konglomerat, kh!"

